(+62) 8970 127 001 [email protected]
#JadilahGenerasiTeknologi
Beranda Artikel Detail
Teknologi Informasi

XAMPP dan Laragon untuk Menjalankan Web Lokal

26 Jun 2026 Artikel Teknologi Informasi 3 dibaca 3 pengunjung
XAMPP dan Laragon untuk Menjalankan Web Lokal

Sebelum sebuah website dipublikasikan ke hosting atau server production, developer biasanya mengembangkan dan menguji aplikasi di komputer lokal. Untuk menjalankan aplikasi web berbasis PHP, dibutuhkan web server, database server, dan interpreter PHP. XAMPP dan Laragon adalah dua tools populer yang menyediakan kebutuhan tersebut dalam satu paket.

Keduanya sering digunakan dalam pembelajaran web programming, terutama untuk HTML, CSS, PHP, MySQL, dan framework seperti Laravel. Dengan local server, mahasiswa dapat mencoba aplikasi tanpa harus membeli hosting terlebih dahulu.

Apa Itu XAMPP?

XAMPP adalah paket software yang berisi Apache, MariaDB atau MySQL, PHP, Perl, dan phpMyAdmin. XAMPP banyak digunakan karena proses instalasinya sederhana. Setelah diinstall, pengguna dapat menjalankan Apache dan MySQL melalui control panel.

Folder proyek biasanya diletakkan di direktori htdocs. Setelah itu, proyek dapat diakses melalui browser menggunakan alamat localhost. Untuk pemula, konsep ini cukup mudah dipahami karena struktur kerjanya sederhana.

Apa Itu Laragon?

Laragon adalah local development environment yang populer di Windows. Laragon dikenal ringan, cepat, dan fleksibel. Salah satu keunggulan Laragon adalah kemampuannya membuat virtual host otomatis. Misalnya folder proyek bernama kampus, maka proyek bisa diakses melalui kampus.test.

Laragon juga nyaman digunakan untuk Laravel karena mendukung banyak versi PHP, database, terminal, dan pengaturan yang lebih modern. Developer yang mengelola banyak proyek lokal biasanya merasa Laragon lebih praktis.

Perbandingan XAMPP dan Laragon

  • XAMPP cocok untuk pemula yang baru belajar dasar web server.
  • Laragon cocok untuk workflow modern dan banyak proyek lokal.
  • XAMPP memakai pola localhost dan htdocs yang sederhana.
  • Laragon mendukung domain lokal otomatis seperti nama-proyek.test.
  • Laragon lebih fleksibel untuk mengganti versi PHP.
  • Keduanya dapat digunakan untuk PHP dan MySQL.

Kapan Menggunakan XAMPP?

XAMPP cocok digunakan ketika mahasiswa baru belajar dasar PHP, form, CRUD, koneksi database, dan phpMyAdmin. XAMPP juga cukup untuk proyek sederhana seperti website profil, aplikasi input data, atau latihan pemrograman dasar.

Kapan Menggunakan Laragon?

Laragon lebih cocok ketika proyek mulai menggunakan framework seperti Laravel, membutuhkan virtual host, atau mengelola banyak project sekaligus. Laragon juga membuat struktur kerja lebih dekat dengan kebiasaan developer web modern.

Tips Belajar Local Server

  • Pahami fungsi web server, PHP, dan database.
  • Biasakan membuat database dengan nama yang jelas.
  • Jangan lupa backup database secara berkala.
  • Gunakan file .env untuk konfigurasi proyek Laravel.
  • Pelajari perbedaan local, staging, dan production.

Kesimpulan

XAMPP dan Laragon sama-sama berguna untuk menjalankan web lokal. XAMPP sederhana dan cocok untuk pemula, sedangkan Laragon lebih fleksibel untuk workflow modern. Memahami keduanya membantu mahasiswa mengerti bagaimana aplikasi web berjalan dari komputer lokal sampai siap dipublikasikan ke server.

Message us