(+62) 8970 127 001 [email protected]
#JadilahGenerasiTeknologi
Beranda Artikel Detail
Teknologi Informasi

Membangun Layout Web Modern: Flexbox, Navbar, Product Card, dan Responsive Design

Diterbitkan16 Sep 2026
Statistik Pembaca1 dibaca
Membangun Layout Web Modern: Flexbox, Navbar, Product Card, dan Responsive Design

Topik: CSS Layout, Flexbox, Navbar, Product Card, Media Query, dan Responsive Web Design

Pada Pertemuan 3 kita sudah menggunakan CSS untuk mengatur warna, typography, dan Box Model. Pada Pertemuan 4 website kita mulai memiliki logika menggunakan JavaScript melalui Kalkulator Transaksi Penjualan. Sekarang kita memperkuat sisi tampilan agar halaman tidak hanya terlihat rapi, tetapi juga memiliki layout yang nyaman pada berbagai ukuran layar.

Di pertemuan ini kita akan mempelajari container, property display, Flexbox, navbar horizontal, Product Card, flex-wrap, serta media query. Semua konsep diterapkan pada project Sistem Penjualan Sederhana.

Output akhirnya adalah Responsive Store Landing Page yang menampilkan identitas usaha, navigasi, hero section, katalog produk, dan informasi singkat dengan tampilan yang menyesuaikan ukuran layar.

Fokus Pertemuan 5
Responsive design bukan berarti membuat dua website berbeda untuk desktop dan smartphone. Kita membuat satu halaman yang mampu menyesuaikan susunan, ukuran, dan ruang berdasarkan layar pengguna.

Materi dibagi menjadi 5 bagian utama. Setiap bagian ditutup dengan praktik coding yang berkembang dari layout sederhana sampai mini project.

Target Pembelajaran

  • Memahami pengertian layout pada halaman web.
  • Memahami perilaku dasar block dan inline secara sederhana.
  • Menggunakan container untuk membatasi lebar konten.
  • Memahami fungsi property display.
  • Mengaktifkan Flexbox menggunakan display: flex.
  • Menggunakan flex-direction, justify-content, align-items, gap, dan flex-wrap.
  • Membuat layout dua kolom.
  • Membuat navbar horizontal menggunakan Flexbox.
  • Menggunakan pseudo-class :hover.
  • Membuat beberapa Product Card dalam satu container.
  • Memahami prinsip Responsive Web Design.
  • Menggunakan media query dan meta viewport.
  • Menguji website pada ukuran layar berbeda.
  • Membuat Responsive Store Landing Page.

Materi 1 — Mengenal Layout, Display, dan Container

Layout adalah cara kita mengatur posisi dan susunan elemen pada halaman web. Jika semua elemen hanya mengikuti perilaku bawaan HTML, halaman memang tetap bekerja, tetapi tampilan dapat terasa terlalu lebar atau kurang teratur.

Kita dapat membayangkan layout seperti menata sebuah toko. Produk, kasir, rak, dan papan informasi tidak diletakkan secara acak. Website juga membutuhkan susunan yang jelas agar pengguna mudah memahami isinya.

Block dan Inline Secara Sederhana

Elemen seperti div, section, dan p secara umum menggunakan ruang satu baris, sedangkan elemen seperti a dan span biasanya mengikuti aliran teks. CSS memiliki property display untuk mengubah cara elemen ditampilkan.

Mengapa Membutuhkan Container?

Pada layar laptop yang lebar, teks tidak nyaman dibaca jika memanjang dari kiri sampai kanan layar. Container membantu membatasi lebar konten dan menjaga halaman berada di area yang nyaman.

Contoh Container
.container {
    width: 90%;
    max-width: 1100px;

    margin: 0 auto;
}

width: 90% memberi ruang di sisi kiri dan kanan. max-width membatasi konten agar tidak terlalu lebar. margin: 0 auto menempatkan container di tengah secara horizontal.

Coding 1 — Membuat Layout Container untuk Toko

index.html
<!DOCTYPE html>
<html lang="id">
<head>
    <meta charset="UTF-8">
    <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">
    <title>NusaTech Store</title>
    <link rel="stylesheet" href="css/style.css">
</head>
<body>
    <main class="container">
        <h1>NusaTech Store</h1>
        <p>Perlengkapan digital untuk belajar, bekerja, dan berkembang.</p>
        <h2>Produk Pilihan</h2>
        <p>Keyboard Mechanical</p>
        <p>Mouse Wireless</p>
        <p>Headset Gaming</p>
    </main>
</body>
</html>
css/style.css
* {
    box-sizing: border-box;
}

body {
    margin: 0;
    font-family: Arial, sans-serif;
    background-color: #f3f4f6;
    color: #1f2937;
}

.container {
    width: 90%;
    max-width: 1100px;
    margin: 0 auto;
    padding: 40px 0;
}

h1 {
    color: #1d4ed8;
}
Jika Layout Terlihat Terlalu Lebar
Periksa apakah container sudah menggunakan max-width. Hindari menggunakan width tetap yang terlalu besar karena dapat bermasalah pada layar kecil.

Target Coding 1: mahasiswa mampu membuat container dan memahami alasan pembatasan lebar konten.

Materi 2 — Menyusun Elemen dengan Flexbox

Flexbox adalah sistem layout CSS yang membantu kita menyusun elemen dengan lebih mudah. Flexbox sangat cocok untuk navbar, hero section, kelompok tombol, card, dan berbagai layout satu dimensi.

Mengaktifkan Flexbox

Mengaktifkan Flexbox
.hero {
    display: flex;
}

Setelah display: flex diberikan pada parent, elemen anaknya menjadi flex items. Kita kemudian dapat mengatur arah, jarak, dan posisinya.

Property Penting Flexbox

  • flex-direction — arah susunan item.
  • justify-content — posisi item pada main axis.
  • align-items — posisi item pada cross axis.
  • gap — jarak antaritem.
  • flex-wrap — mengizinkan item turun ke baris berikutnya.
Contoh Property Flexbox
.hero {
    display: flex;
    justify-content: space-between;
    align-items: center;
    gap: 32px;
}

Coding 2 — Membuat Hero Section Dua Kolom

HTML Hero Section
<section class="hero">
    <div class="hero-text">
        <p class="label">NusaTech Store</p>
        <h1>Perlengkapan Digital untuk Aktivitas Modern</h1>
        <p>Temukan produk pilihan untuk mendukung kegiatan belajar, bekerja, dan berkreasi.</p>
        <a class="button" href="#produk">Lihat Produk</a>
    </div>

    <div class="hero-image">
        <img src="images/hero-store.jpg" alt="Produk pilihan NusaTech Store">
    </div>
</section>
CSS Hero Section
.hero {
    display: flex;
    justify-content: space-between;
    align-items: center;
    gap: 40px;
    min-height: 420px;
}

.hero-text,
.hero-image {
    flex: 1;
}

.hero-image img {
    width: 100%;
    border-radius: 16px;
}

.label {
    color: #2563eb;
    font-weight: bold;
}

.button {
    display: inline-block;
    margin-top: 12px;
    padding: 12px 20px;
    background-color: #2563eb;
    color: white;
    text-decoration: none;
    border-radius: 8px;
}
Coba Eksperimen
Ubah flex-direction menjadi column, ubah nilai gap, atau hapus align-items. Refresh browser dan perhatikan perubahan.

Target Coding 2: mahasiswa mampu membuat layout dua kolom menggunakan Flexbox.

Materi 3 — Membuat Navbar Horizontal

Pada Pertemuan 2 kita sudah membuat navigasi menggunakan list dan hyperlink. Sekarang struktur tersebut kita ubah menjadi navbar horizontal menggunakan Flexbox.

Coding 3 — Membuat Navbar NusaTech Store

HTML Navbar
<header class="site-header">
    <div class="container navbar">
        <a class="brand" href="#beranda">NusaTech Store</a>

        <nav>
            <ul class="nav-menu">
                <li><a href="#beranda">Beranda</a></li>
                <li><a href="#produk">Produk</a></li>
                <li><a href="#tentang">Tentang</a></li>
                <li><a href="#kontak">Kontak</a></li>
            </ul>
        </nav>
    </div>
</header>
CSS Navbar
.site-header {
    background-color: white;
    border-bottom: 1px solid #e5e7eb;
}

.navbar {
    display: flex;
    justify-content: space-between;
    align-items: center;
    min-height: 72px;
}

.brand {
    color: #1d4ed8;
    font-size: 22px;
    font-weight: bold;
    text-decoration: none;
}

.nav-menu {
    display: flex;
    gap: 24px;
    margin: 0;
    padding: 0;
    list-style: none;
}

.nav-menu a {
    color: #374151;
    text-decoration: none;
}

.nav-menu a:hover {
    color: #2563eb;
}

list-style: none menghilangkan bullet. display: flex membuat menu berjajar horizontal. Pseudo-class :hover memberi perubahan tampilan ketika pointer berada di atas link.

Target Coding 3: mahasiswa mampu membuat navbar horizontal menggunakan Flexbox.

Materi 4 — Product Card, Flex-Wrap, dan Responsive Design

Pada Pertemuan 3 kita sudah membuat satu Product Card. Sekarang beberapa Product Card akan disusun dalam satu area menggunakan Flexbox.

Card Container dan flex-wrap

Flexbox untuk Product Card
.product-list {
    display: flex;
    gap: 24px;
    flex-wrap: wrap;
}
Ukuran Product Card
.product-card {
    flex: 1 1 280px;
    padding: 20px;
    background-color: white;
    border: 1px solid #e5e7eb;
    border-radius: 14px;
}

flex-wrap: wrap memungkinkan card turun ke baris berikutnya ketika ruang horizontal tidak cukup. Pada flex: 1 1 280px, nilai 280px menjadi ukuran dasar card yang masih dapat menyesuaikan ruang.

Apa Itu Responsive Web Design?

Responsive Web Design adalah pendekatan agar halaman dapat menyesuaikan tampilan berdasarkan ukuran layar. Tujuannya bukan hanya mengecilkan elemen, tetapi menjaga konten tetap mudah dibaca dan digunakan.

Media Query

Media Query Dasar
@media (max-width: 768px) {
    .hero {
        flex-direction: column;
    }

    .navbar {
        flex-direction: column;
        padding: 18px 0;
    }

    .nav-menu {
        flex-wrap: wrap;
        justify-content: center;
    }
}

Meta Viewport

Meta Viewport
<meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">

Coding 4 — Membuat Katalog Produk Responsif

HTML Katalog
<section class="products" id="produk">
    <div class="container">
        <div class="section-heading">
            <p class="label">Katalog</p>
            <h2>Produk Pilihan</h2>
            <p>Pilih perlengkapan digital sesuai kebutuhan Anda.</p>
        </div>

        <div class="product-list">
            <article class="product-card">
                <img src="images/keyboard.jpg" alt="Keyboard Mechanical">
                <h3>Keyboard Mechanical</h3>
                <p class="price">Rp350.000</p>
                <p>Stok: 10</p>
            </article>

            <article class="product-card">
                <img src="images/mouse.jpg" alt="Mouse Wireless">
                <h3>Mouse Wireless</h3>
                <p class="price">Rp150.000</p>
                <p>Stok: 15</p>
            </article>

            <article class="product-card">
                <img src="images/headset.jpg" alt="Headset Gaming">
                <h3>Headset Gaming</h3>
                <p class="price">Rp275.000</p>
                <p>Stok: 8</p>
            </article>
        </div>
    </div>
</section>
CSS Katalog Responsif
.products {
    padding: 70px 0;
}

.section-heading {
    margin-bottom: 32px;
    text-align: center;
}

.product-list {
    display: flex;
    gap: 24px;
    flex-wrap: wrap;
}

.product-card {
    flex: 1 1 280px;
    padding: 20px;
    background-color: white;
    border: 1px solid #e5e7eb;
    border-radius: 14px;
    box-shadow: 0 5px 15px rgba(0, 0, 0, 0.06);
}

.product-card img {
    width: 100%;
    border-radius: 10px;
}

.price {
    color: #047857;
    font-size: 20px;
    font-weight: bold;
}

@media (max-width: 600px) {
    .products {
        padding: 45px 0;
    }
}
Konsep Penting
Responsive design bukan sekadar memperkecil website desktop. Susunan konten, ukuran elemen, jarak, dan navigasi harus tetap nyaman digunakan pada layar kecil.

Target Coding 4: mahasiswa mampu membuat Product Card yang fleksibel dan memahami media query dasar.

Materi 5 — Mini Project: Responsive Store Landing Page

Pada bagian terakhir kita menggabungkan container, Flexbox, navbar, hero section, Product Card, flex-wrap, dan media query. Landing page ini masih menggunakan data produk statis. Pada Pertemuan 6 kita mulai masuk ke PHP agar halaman dapat memproses data di server.

Struktur Project

Struktur Folder Project
responsive-store/
|
+-- index.html
|
+-- css/
|   |
|   +-- style.css
|
+-- images/
    |
    +-- hero-store.jpg
    +-- keyboard.jpg
    +-- mouse.jpg
    +-- headset.jpg

Coding 5 — Responsive Store Landing Page

index.html
<!DOCTYPE html>
<html lang="id">
<head>
    <meta charset="UTF-8">
    <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">
    <title>NusaTech Store</title>
    <link rel="stylesheet" href="css/style.css">
</head>
<body>
    <header class="site-header">
        <div class="container navbar">
            <a class="brand" href="#beranda">NusaTech Store</a>
            <nav>
                <ul class="nav-menu">
                    <li><a href="#beranda">Beranda</a></li>
                    <li><a href="#produk">Produk</a></li>
                    <li><a href="#tentang">Tentang</a></li>
                    <li><a href="#kontak">Kontak</a></li>
                </ul>
            </nav>
        </div>
    </header>

    <main>
        <section class="hero" id="beranda">
            <div class="container hero-inner">
                <div class="hero-text">
                    <p class="label">Toko Digital Sederhana</p>
                    <h1>Perlengkapan Digital untuk Belajar dan Bekerja</h1>
                    <p class="hero-description">Temukan produk pilihan dengan informasi harga dan stok yang mudah dibaca.</p>
                    <a class="button" href="#produk">Lihat Produk</a>
                </div>
                <div class="hero-image">
                    <img src="images/hero-store.jpg" alt="Perlengkapan digital NusaTech Store">
                </div>
            </div>
        </section>

        <section class="products" id="produk">
            <div class="container">
                <div class="section-heading">
                    <p class="label">Katalog</p>
                    <h2>Produk Pilihan</h2>
                    <p>Contoh produk yang nanti akan dikelola melalui Sistem Penjualan.</p>
                </div>

                <div class="product-list">
                    <article class="product-card">
                        <img src="images/keyboard.jpg" alt="Keyboard Mechanical">
                        <h3>Keyboard Mechanical</h3>
                        <p class="price">Rp350.000</p>
                        <p>Stok: 10</p>
                        <a class="product-link" href="#kontak">Tanya Produk</a>
                    </article>

                    <article class="product-card">
                        <img src="images/mouse.jpg" alt="Mouse Wireless">
                        <h3>Mouse Wireless</h3>
                        <p class="price">Rp150.000</p>
                        <p>Stok: 15</p>
                        <a class="product-link" href="#kontak">Tanya Produk</a>
                    </article>

                    <article class="product-card">
                        <img src="images/headset.jpg" alt="Headset Gaming">
                        <h3>Headset Gaming</h3>
                        <p class="price">Rp275.000</p>
                        <p>Stok: 8</p>
                        <a class="product-link" href="#kontak">Tanya Produk</a>
                    </article>
                </div>
            </div>
        </section>

        <section class="about" id="tentang">
            <div class="container about-inner">
                <div>
                    <p class="label">Tentang Project</p>
                    <h2>Dari Landing Page Menuju Sistem Penjualan</h2>
                </div>
                <p>Project ini akan berkembang dari HTML, CSS, JavaScript, PHP, MySQL, CRUD Native, hingga Laravel.</p>
            </div>
        </section>

        <section class="contact" id="kontak">
            <div class="container">
                <h2>Hubungi NusaTech Store</h2>
                <p>Email: [email protected]</p>
            </div>
        </section>
    </main>

    <footer class="site-footer">
        <div class="container">
            <p>&copy; 2026 NusaTech Store</p>
        </div>
    </footer>
</body>
</html>
css/style.css
* {
    box-sizing: border-box;
}

html {
    scroll-behavior: smooth;
}

body {
    margin: 0;
    font-family: Arial, sans-serif;
    background-color: #f8fafc;
    color: #1f2937;
}

img {
    max-width: 100%;
}

.container {
    width: 90%;
    max-width: 1100px;
    margin: 0 auto;
}

.site-header {
    background-color: white;
    border-bottom: 1px solid #e5e7eb;
}

.navbar {
    display: flex;
    justify-content: space-between;
    align-items: center;
    min-height: 72px;
}

.brand {
    color: #1d4ed8;
    font-size: 22px;
    font-weight: bold;
    text-decoration: none;
}

.nav-menu {
    display: flex;
    gap: 24px;
    margin: 0;
    padding: 0;
    list-style: none;
}

.nav-menu a {
    color: #374151;
    text-decoration: none;
}

.nav-menu a:hover {
    color: #2563eb;
}

.hero {
    padding: 70px 0;
    background-color: #eff6ff;
}

.hero-inner {
    display: flex;
    justify-content: space-between;
    align-items: center;
    gap: 48px;
}

.hero-text,
.hero-image {
    flex: 1;
}

.hero-image img {
    border-radius: 18px;
    box-shadow: 0 8px 24px rgba(0, 0, 0, 0.10);
}

.label {
    color: #2563eb;
    font-size: 14px;
    font-weight: bold;
}

.hero h1 {
    margin-top: 10px;
    margin-bottom: 16px;
    font-size: 44px;
    line-height: 1.15;
}

.hero-description {
    color: #4b5563;
    font-size: 18px;
    line-height: 1.7;
}

.button {
    display: inline-block;
    margin-top: 12px;
    padding: 12px 20px;
    background-color: #2563eb;
    color: white;
    text-decoration: none;
    border-radius: 8px;
}

.products {
    padding: 70px 0;
}

.section-heading {
    margin-bottom: 32px;
    text-align: center;
}

.section-heading h2 {
    margin-top: 8px;
    margin-bottom: 10px;
    font-size: 32px;
}

.product-list {
    display: flex;
    gap: 24px;
    flex-wrap: wrap;
}

.product-card {
    flex: 1 1 280px;
    padding: 20px;
    background-color: white;
    border: 1px solid #e5e7eb;
    border-radius: 14px;
    box-shadow: 0 5px 15px rgba(0, 0, 0, 0.06);
}

.product-card img {
    width: 100%;
    border-radius: 10px;
}

.price {
    color: #047857;
    font-size: 20px;
    font-weight: bold;
}

.product-link {
    display: inline-block;
    margin-top: 8px;
    color: #2563eb;
    font-weight: bold;
    text-decoration: none;
}

.product-link:hover {
    text-decoration: underline;
}

.about {
    padding: 65px 0;
    background-color: white;
}

.about-inner {
    display: flex;
    align-items: center;
    gap: 50px;
}

.about-inner > div,
.about-inner > p {
    flex: 1;
}

.about-inner p {
    line-height: 1.8;
}

.contact {
    padding: 55px 0;
    text-align: center;
}

.site-footer {
    padding: 24px 0;
    background-color: #111827;
    color: white;
    text-align: center;
}

@media (max-width: 768px) {
    .navbar {
        flex-direction: column;
        gap: 14px;
        padding: 18px 0;
    }

    .nav-menu {
        flex-wrap: wrap;
        justify-content: center;
        gap: 12px 20px;
    }

    .hero {
        padding: 50px 0;
    }

    .hero-inner {
        flex-direction: column;
    }

    .hero h1 {
        font-size: 36px;
    }

    .about-inner {
        flex-direction: column;
        gap: 16px;
    }
}

@media (max-width: 480px) {
    .container {
        width: 92%;
    }

    .hero h1 {
        font-size: 30px;
    }

    .hero-description {
        font-size: 16px;
    }

    .products {
        padding: 45px 0;
    }

    .product-card {
        flex-basis: 100%;
    }
}
Cara Menguji Responsive Design
Buka Developer Tools pada browser lalu aktifkan mode perangkat atau ubah lebar browser secara perlahan. Perhatikan perubahan navbar, hero section, Product Card, dan section Tentang saat layar semakin kecil.

Target Coding 5: mahasiswa mampu membuat Responsive Store Landing Page menggunakan HTML dan CSS.

Debugging Challenge

Perhatikan CSS berikut. Tampilan desktop mungkin terlihat normal, tetapi pada layar kecil layout bermasalah. Temukan dan perbaiki penyebabnya.

CSS yang Harus Diperbaiki
.container {
    width: 1200px;
    margin: 0 auto;
}

.hero {
    display: flex;
    gap: 40px;
}

.product-list {
    display: flex;
    gap: 24px;
}

.product-card {
    width: 350px;
}

@media (max-width: 768px) {
    .hero {
        display: flex;
    }
}

Tugas mahasiswa:

  1. Perbaiki container agar tidak menggunakan lebar tetap terlalu besar.
  2. Tambahkan aturan agar hero berubah menjadi satu kolom pada layar kecil.
  3. Tambahkan flex-wrap pada daftar produk.
  4. Ubah card agar menyesuaikan ruang tersedia.
  5. Uji pada lebar sekitar 1200px, 768px, dan 375px.

Challenge Pertemuan 5

Buat landing page responsif untuk ide usaha masing-masing. Project boleh berupa produk makanan, fashion, jasa, produk digital, atau ide bisnis lain.

  • Container dengan max-width.
  • Navbar.
  • Hero section dua kolom pada desktop.
  • Minimal tiga Product Card.
  • Flexbox, gap, dan flex-wrap.
  • Minimal satu penggunaan :hover.
  • Media query.
  • Tampilan desktop dan mobile yang nyaman digunakan.

Evaluasi Pemahaman

  1. Apa yang dimaksud layout pada website?
  2. Apa fungsi property display?
  3. Apa manfaat container?
  4. Apa fungsi max-width?
  5. Mengapa margin: 0 auto dapat memusatkan container?
  6. Apa yang dimaksud Flexbox?
  7. Pada elemen mana display: flex diberikan?
  8. Apa fungsi flex-direction?
  9. Apa fungsi justify-content?
  10. Apa fungsi align-items?
  11. Apa fungsi gap?
  12. Apa fungsi flex-wrap?
  13. Apa kegunaan Flexbox pada navbar?
  14. Apa fungsi list-style: none?
  15. Apa fungsi :hover?
  16. Apa yang dimaksud Responsive Web Design?
  17. Apa fungsi meta viewport?
  18. Apa yang dimaksud media query?
  19. Mengapa width tetap yang terlalu besar dapat bermasalah?
  20. Bagaimana cara menguji responsive design menggunakan browser?

Checklist Kompetensi Pertemuan 5

  • Membuat container.
  • Memahami display dasar.
  • Mengaktifkan Flexbox.
  • Menggunakan flex-direction.
  • Menggunakan justify-content.
  • Menggunakan align-items.
  • Menggunakan gap.
  • Menggunakan flex-wrap.
  • Membuat hero dua kolom.
  • Membuat navbar horizontal.
  • Menggunakan :hover.
  • Menyusun beberapa Product Card.
  • Menggunakan meta viewport.
  • Membuat media query.
  • Menguji website desktop dan mobile.
  • Membuat Responsive Store Landing Page.

Rangkuman Pertemuan 5

Di Pertemuan 5 kita mulai mengatur layout halaman secara lebih serius. Flexbox membantu menyusun elemen, sedangkan media query membantu halaman menyesuaikan diri dengan ukuran layar.

  1. Coding 1: membuat container dan layout dasar.
  2. Coding 2: membuat hero section dua kolom menggunakan Flexbox.
  3. Coding 3: membuat navbar horizontal.
  4. Coding 4: membuat katalog Product Card responsif.
  5. Coding 5: membuat Responsive Store Landing Page.
Perkembangan Project
Pertemuan 1
Profil Usaha
    |
    v
Pertemuan 2
Katalog + Form Data Produk
    |
    v
Pertemuan 3
CSS + Product Card
    |
    v
Pertemuan 4
JavaScript + Kalkulator Penjualan
    |
    v
Pertemuan 5
Responsive Store Landing Page
    |
    v
Pertemuan 6
PHP + GET/POST + Form Processing
    |
    v
Pertemuan 7
MySQL + CRUD Native
    |
    v
UTS
    |
    v
Laravel

Menuju Pertemuan 6

Sampai Pertemuan 5 kita sudah memiliki fondasi front-end: HTML untuk struktur, CSS untuk tampilan dan layout, serta JavaScript untuk logika di browser.

Pada Pertemuan 6 kita mulai masuk ke back-end development menggunakan PHP. Kita akan memahami perbedaan proses di browser dan server, sintaks dasar PHP, variable, kondisi, perulangan, serta bagaimana data form dikirim menggunakan GET dan POST.

Pertemuan 6 — Dari Browser ke Server: Dasar PHP, GET, POST, dan Form Processing